Magelang, 18 Oktober 2025 — Tim peneliti dari Pusat Studi Green Economy Universitas Tidar bekerja sama dengan Baperida Kabupaten Magelang menyelenggarakan kegiatan Laporan Hasil Penelitian dan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Inovasi Hilirisasi Kopi dan Integrasi Tanaman Kemukus dalam Sistem Agroresti di Desa Banjarsari untuk Peningkatan Nilai Ekonomi dan Pengembangan Pariwisata Agro” di Dusun Mejing, Desa Banjarsari, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian riset yang telah berlangsung sejak Agustus 2025, dengan fokus meningkatkan nilai ekonomi masyarakat desa dan mengembangkan potensi wisata agro berbasis lingkungan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem agroresti kopi–kemukus mampu meningkatkan efisiensi lahan, menjaga keberlanjutan ekosistem, serta membuka peluang pengembangan agrowisata edukatif.
Dalam pemaparannya, Dr. Emma Dwi Ratnasari, S.E., M.Si. menekankan pentingnya branding dalam memperkuat posisi kopi lokal di pasar. Beliau menjelaskan bahwa identitas kopi dapat ditingkatkan melalui uji citarasa dan pengembangan produk bundling seperti paket oleh-oleh khas Magelang. Tim peneliti Universitas Tidar juga mengembangkan website promosi digital Desa Banjarsari untuk memperkenalkan potensi kopi, hasil hilirisasi, dan peluang wisata desa agar lebih dikenal secara luas.
Perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Magelang memberikan rekomendasi agar pelaku usaha memanfaatkan Google Trends untuk memahami tren minat pasar dan membuat konten digital menarik tentang kopi di Dusun Mejing, Desa Banjarsari. Pihaknya juga menyarankan optimalisasi e-commerce seperti Facebook Marketplace serta penggunaan judul dan tagar tren guna memperluas jangkauan pemasaran.